PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham. Hasilnya? Perusahaan keramik ternama itu akan membagikan dividen tunai yang cukup menggiurkan untuk tahun buku 2025. Nilainya mencapai Rp330,36 miliar, atau setara dengan Rp45 untuk setiap lembar saham. Angka ini sedikit lebih tinggi ketimbang tahun sebelumnya yang Rp43 per saham.
Rapat itu sendiri digelar di pabrik mereka di Cikande, Serang, Banten, pada Rabu pekan lalu. Dipimpin langsung oleh Komisaris Utama ARNA, Marsetio.
Lalu, dari mana dana segitu banyaknya? Sepanjang tahun 2025, ARNA berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp400,5 miliar. Nah, dari angka itu, sekitar 82,5 persennya dialokasikan untuk dividen. Cukup besar memang.
"Sisa laba bersih, yaitu Rp70,1 miliar, akan kami masukkan ke dalam laba ditahan,"
begitu penjelasan manajemen perusahaan yang dikutip Minggu (12/4).
Namun begitu, pemegang saham perlu ingat soal pajak. Dividen ini dikenakan pajak final 10 persen yang jadi tanggungan pemegang saham. Tapi aturan ini dikecualikan bagi investor yang memilih reinvestasi atau menginvestasikan kembali dividennya minimal selama tiga tahun.
Di sisi lain, performa ARNA tahun lalu cukup menarik dicermati. Penjualan netonya melesat 11 persen menjadi Rp2,91 triliun, naik dari Rp2,63 triliun di 2024. Sayangnya, laba kotornya justru turun tipis 2,2 persen, berada di level Rp884 miliar. Menurut manajemen, ini imbas dari membumbungnya biaya produksi, terutama untuk hal-hal seperti gas alam di pabrik.
Hingga akhir Desember 2025, posisi ekuitas ARNA tercatat Rp1,89 triliun. Sementara saldo labanya malah lebih besar, yakni Rp1,98 triliun.
Bagi yang menunggu pencairan, ini jadwal lengkapnya. Perhatikan baik-baik agar tidak kelewatan:
Cum Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi: 16 April 2026
Ex Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi: 17 April 2026
Cum Dividen di Pasar Tunai: 20 April 2026
Ex Dividen di Pasar Tunai: 21 April 2026
Pembayaran Dividen: 28 April 2026
Artikel Terkait
Kompetisi Trading Saham KISI Challenge: Step Higher Raup Lebih dari 7.000 Peserta, Hadiah Mewah Masih Diperebutkan
Dana IPO Rp4,66 Triliun PT Merdeka Gold Resources Tbk Ludes Terpakai dalam Delapan Bulan
Blibli Tunda RUPSLB, Jadwal Baru 15 Juni 2026 Bahas Penerbitan 9,5 Miliar Saham Baru
IHSG Terkoreksi 1,29 Persen di Awal Sesi, Dipicu Aksi Profit Taking dan Sentimen Makro Negatif