Selama sepekan terakhir, pergerakan IHSG tidak membentuk pola teknikal yang signifikan. Hal ini memperkuat kesan bahwa pasar sedang dalam fase konsolidasi atau penyeimbangan. Di tengah kondisi ini, saham-saham konglomerat masih menjadi penopang utama indeks. Meski demikian, kekuatan mereka dinilai belum cukup solid untuk mendorong IHSG menembus resistance dan melanjutkan rally yang berkelanjutan.
Mengingat kerentanan tersebut, pelaku pasar disarankan untuk bersikap lebih hati-hati. Aksi ambil untung atau profit taking patut dipertimbangkan, terutama jika saham-saham besar tidak menunjukkan momentum penguatan yang konsisten di awal pekan ini.
Rekomendasi Teknikal Saham Pilihan
Berdasarkan analisis teknikal, beberapa saham menunjukkan sinyal potensial untuk diperhatikan. Rekomendasi berikut disertai dengan level target, support, dan resistance yang perlu dipantau.
ANTM: Rekomendasi buy. Estimasi target 4.450-4.600. Support di 4.000 dan resistance di 4.310.
ADMR: Rekomendasi buy. Estimasi target 2.270-2.300. Support di 1.905 dan resistance di 2.200.
UNTR: Rekomendasi buy. Estimasi target 32.000. Support di 28.400 dan resistance di 32.000.
KRAS: Rekomendasi buy. Estimasi target 400. Support di 352 dan resistance di 400.
Artikel Terkait
Ketegangan di Selat Hormuz dan Serangan Israel Picu Lesunya Pasar Saham Asia
Harga Emas Antam Turun Rp50 Ribu per Gram, Buyback Anjlok Rp59 Ribu
IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan, Analis Soroti Enam Rekomendasi Saham
Harga Emas Melonjak Dekati Level Tertinggi Usai Gencatan Senjata AS-Iran