Saham Hillcon Anjlok 14,71%, Tertekan Sejak IPO

- Kamis, 19 Februari 2026 | 13:40 WIB
Saham Hillcon Anjlok 14,71%, Tertekan Sejak IPO

Lantas, siapa yang mengendalikan perusahaan ini? Berdasarkan data kepemilikan hingga akhir Januari 2026, pengendali utama saham HILL adalah PT Hillcon Equity Management dan seorang individu bernama Hersan Qiu.

Secara rinci, komposisi pemegang saham mayoritas adalah sebagai berikut:

Hillcon Equity Management menguasai 6,30 miliar saham atau setara 42,76 persen. Posisi berikutnya dipegang oleh CGS International (20,02 persen), Bukit Persada Indonesia (16,15 persen), dan Trimegah Sekuritas (9,43 persen). Sementara itu, kepemilikan publik tercatat sebesar 11,64 persen.

Hersan Qiu, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama perusahaan, tercatat sebagai penerima manfaat akhir (ultimate beneficial owner) dari kepemilikan saham tersebut.

Catatan Penting bagi Investor

Perlu diingat, perseroan melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada 2023 dengan melepas 442 juta saham di harga Rp1.250 per lembar. Hasil dari go public tersebut berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp552,87 miliar.

Namun, kinerja sahamnya belakangan ini cukup menantang. Pada penutupan perdagangan Kamis, 19 Februari 2026, HILL ditutup pada posisi auto-reject bawah di harga Rp58. Tekanan jual yang kuat tercermin dari pelemahan harga yang mencapai 63,98 persen dalam rentang satu bulan terakhir, sebuah kondisi yang patut menjadi pertimbangan tersendiri bagi para pemangku kepentingan.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar