“Belum ada yang mencabut, semuanya masih on progress. Tapi memang menunggu kebijakan yang lebih jelas,” kata Fifi menegaskan.
Transparansi Bukan Beban, Tapi Pertimbangan Strategis
Dari perspektif perusahaan sekuritas, peningkatan transparansi melalui aturan baru tidak dilihat sebagai hambatan. Justru, langkah ini dianggap sebagai bagian dari penguatan fondasi pasar modal. Implementasinya nanti akan sangat bergantung pada strategi dan kesiapan internal masing-masing emiten dalam memenuhi standar yang berlaku.
Dalam situasi saat ini, faktor fundamental perusahaan menjadi sorotan utama investor. Oleh karena itu, kejelasan arah kebijakan menjadi kunci untuk membangkitkan kembali minat pasar.
"Sekarang fundamental menjadi sorotan utama. Jadi kami menunggu kebijakan clear dari semua regulator untuk tahun ini," jelas Fifi.
Langkah hati-hati para calon emiten ini menunjukkan pendekatan yang matang dalam menghadapi pasar modal. Mereka tampaknya lebih memilih untuk memastikan semua kondisi benar-benar kondusif, sehingga dapat memberikan hasil terbaik bagi perusahaan dan para investor nantinya.
Artikel Terkait
OPEC+ Naikkan Kuota Produksi, Namun Gangguan di Selat Hormuz Hambat Realisasi
Indonesia dan Korea Selatan Sepakati Kerja Sama Jasa Instalasi Perairan untuk Ekspansi Migas
Analis Proyeksi Harga Minyak Bisa Tembus USD116 per Barel Pekan Depan
BNI Lepas 99,9% Saham BNI Asset Management ke Danantara Rp359,64 Miliar