“Sebelumnya, manajemen Warner secara konsisten mendukung tawaran dari Netflix,” ungkap sebuah laporan pasar.
Imbasnya, saham Paramount Skydance ikut menguat 3,9 persen, sementara Netflix naik 1 persen.
Di sisi lain, pasar memberikan reaksi keras terhadap peringatan dari General Mills. Saham produsen makanan kemasan itu terjun bebas 3,4 persen setelah perusahaan memangkas proyeksi kinerjanya untuk tahun 2026. Manajemen mengaku menghadapi penurunan penjualan bersih organik yang lebih dalam dari perkiraan awal, yang berimbas pada prospek laba per saham yang lebih suram.
Menanti Sinyal dari Data Ekonomi Mendatang
Pergerakan pasar pekan ini tidak lepas dari antisipasi terhadap sejumlah data ekonomi penting. Investor dan analis tengah memusatkan perhatian pada laporan inflasi terbaru dari pemerintah serta rilis perkiraan pertama untuk pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal terakhir 2025. Data-data inilah yang diharapkan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter dan kekuatan fundamental ekonomi, sekaligus menjadi katalis potensial bagi pasar untuk bergerak lebih decisif.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Stabil di Rp 2,857 Juta per Gram, PPN Dihapus
IHSG Anjlok Hampir 1%, Ditekan Saham Konglomerasi dan Bank Besar
OJK, BEI, dan KSEI Rampungkan Empat Agenda Kunci Perkuat Transparansi Pasar Modal
IHSG Turun 0,99%, Nilai Transaksi Anjlok 36,69% Pekan Lalu