LION Alokasikan Rp2-5 Miliar untuk Digitalisasi Produksi hingga 2026

- Senin, 16 Februari 2026 | 16:35 WIB
LION Alokasikan Rp2-5 Miliar untuk Digitalisasi Produksi hingga 2026

tambahnya.

Tahun ini, fokus utama LION sebenarnya cukup jelas: menjaga margin keuntungan. Itu bukan perkara mudah, mengingat harga bahan baku seperti baja yang naik-turun, belum lagi kenaikan tarif PPN yang harus dihadapi.

Lawer mengakui, kinerja penjualan perseroan belakangan ini memang menurun. Situasinya diperparah dengan penurunan harga jual dan membanjirnya kompetitor dari China di pasar.

katanya menjelaskan dinamika yang dihadapi.

Jadi, di tengah persaingan ketat dan pasar yang bergejolak, langkah digitalisasi dan otomatisasi ini seperti sebuah taruhan. Semoga saja, dengan anggaran miliaran rupiah itu, LION bisa menemukan momentumnya kembali.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar