MURIANETWORK.COM - Proyek hilirisasi bauksit-alumina-aluminium terintegrasi di Mempawah, Kalimantan Barat, mulai menunjukkan dampak positif bagi perekonomian lokal. Inisiatif yang digarap oleh Grup MIND ID melalui beberapa BUMN tambang ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja baru, tetapi juga menggerakkan sektor usaha pendukung di sekitar kawasan proyek, mengubah pola pertumbuhan ekonomi daerah yang sebelumnya bertumpu pada penambangan bahan mentah.
Dampak Nyata bagi Perekonomian Lokal
Berdasarkan data pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat, sektor pertambangan dan penggalian telah mencatatkan lonjakan signifikan. Proyek hilirisasi ini muncul sebagai motor transformasi, mendiversifikasi basis ekonomi dan menciptakan efek berganda yang lebih luas dibandingkan aktivitas ekspor bahan mentah. Geliat ekonomi baru ini sudah terlihat di lapangan, jauh sebelum proyek beroperasi secara penuh.
Bupati Mempawah Erlina mengungkapkan bahwa manfaat proyek telah mulai dirasakan masyarakat. Munculnya usaha homestay, rumah kos, dan kuliner di sekitar lokasi proyek membuktikan adanya multiplier effect yang nyata.
“Pertama adalah penyerapan tenaga kerja, itu yang paling penting. Kedua, akan mendorong peningkatan aktivitas ekonomi karena banyak masyarakat dari luar daerah yang datang. Hal ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Mempawah,” tuturnya dalam keterangan resmi, Senin (9/2/2026).
Dia menambahkan bahwa geliat tersebut membuka sumber penghasilan alternatif bagi warga. Erlina berharap momentum ini dapat diperkuat dengan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berkelanjutan, khususnya di bidang pendidikan, untuk menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten.
Artikel Terkait
MORA Siapkan Buyback Rp1,02 Triliun Jelang Merger dengan EMR
Obligasi dan Sukuk RATU Tembus Oversubscription 6,8 Kali Lipat
ENVY Rencanakan Akuisisi 99% Saham Delapan Media Komunikasi
IHSG Turun 0,94% ke 7.097,06, Mayoritas Sektor Tertekan