Di sisi lain, Menteri Budi justru melihat geliat positif. Saat ini, investor asing mulai melirik industri hilir kelapa dalam negeri, seperti untuk produksi santan dan produk turunan lain. Menurutnya, ini langkah bagus.
"Nah berarti, kan, mereka sudah mendekatkan diri ke bahan bakunya," jelas Budi. Dengan kata lain, selama ini bahan baku itu baru bisa mereka dapatkan jika Indonesia mengekspor. Kehadiran mereka di dalam negeri diharapkan bisa membawa dampak lebih luas.
"Mudah-mudahan akan lebih bagus lagi nanti," pungkasnya penuh harap.
Artikel Terkait
Palantir Pacu Nasdaq, Emas Melonjak 6% di Tengah Gejolak Pasar
Pemerintah Pacu Investasi Rp 2.175 Triliun untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6%
Wacana Gentengisasi Prabowo Hangatkan Harapan di Jatiwangi
Hexindo Raup Rp 6,71 Triliun, Tapi Laba Justru Tergerus