"Intinya adalah mari kita bersama-sama. Beliau sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan, menggugah kita semua untuk menjadikan lingkungan kita jauh lebih bersih, jauh lebih rapi, jauh lebih indah," katanya.
Diharapkan, upaya ini bisa menciptakan zona-zona wisata yang menarik, terutama bagi turis mancanegara. Namun begitu, Prasetyo kembali menekankan bahwa gentengisasi hanyalah satu bagian kecil dari visi besar tersebut.
"Jadi bukan sekadar masalah gentengisasinya," ujarnya. "Tapi lebih dari itu, bagian kecil dari apa yang dikehendaki oleh Bapak Presiden."
Lalu, bagaimana dengan pendanaan dan teknisnya? Soal itu, Prasetyo mengaku pembahasan masih berlangsung. Beberapa kementerian terkait masih duduk bersama membicarakan detilnya.
"Pertama, kalau berkenan dengan teknis, sedang didiskusikan dengan beberapa lintas kementerian," pungkasnya.
Artikel Terkait
Pendapatan Trimegah Sekuritas Melonjak 85% Jadi Rp1,68 Triliun pada 2025
BREN Pacu Kapasitas Panas Bumi, Targetkan Lampaui 1 GW pada 2026
CP Prima Catat Laba Bersih Rp424 Miliar, Naik 32% pada 2025
Laba Bersih INKP dan TKIM Berjalan Berbeda Meski Penjualan Sama-Sama Turun Tipis