Konfrontasi AS-Israel-Iran Ubah Peta Persepsi dan Kekuatan di Timur Tengah

- Minggu, 22 Maret 2026 | 23:15 WIB
Konfrontasi AS-Israel-Iran Ubah Peta Persepsi dan Kekuatan di Timur Tengah

Konfrontasi langsung antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran akhirnya membuka apa yang selama ini tersembunyi: kekuatan sebenarnya dari rezim Mullah. Ini bukan lagi soal perbatasan atau kedaulatan semata. Bagi Teheran, ini adalah pertaruhan hidup-mati untuk mempertahankan legitimasinya, di tengah desakan dari luar dan gejolak dari dalam negeri.

Yang mengejutkan banyak pihak, ketangguhan Iran menghadapi dua raksasa militer itu justru mengubah peta persepsi di Timur Tengah. Selama puluhan tahun, Israel seolah kebal hukum, tanpa ada kekuatan regional yang sanggup menandinginya. Kini, situasinya berbeda.

Menurut analis kawasan Hasibullah Satrawi, muncul fenomena menarik. Iran mulai dipandang sebagai "pahlawan baru" di mata sebagian publik Arab.

Kemampuan mereka menjangkau sudut-sudut terjauh Israel dengan serangan drone dan rudal menjadi bukti nyata. Meski dikepung embargo ketat sejak revolusi 1979, Iran rupanya berhasil membangun industri pertahanan sendiri yang cukup mumpuni. Bahkan, sistem pertahanan udara paling canggih pun bisa ditembus.

Di sisi lain, peristiwa ini berpotensi membuka peluang baru bagi Teheran. Bisa saja mereka menjadi "pasar" alternatif bagi persenjataan negara-negara tetangga yang mulai meragukan janji perlindungan keamanan dari Barat. Kepercayaan itu mulai retak.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar