Minggu (22/3) di Sirkuit Ayrton Senna, Brasil, menjadi hari bersejarah. Veda Ega Pratama, pembalap Indonesia, akhirnya berdiri di podium Moto3. Ia finis ketiga di balapan yang penuh drama, mengukir rekor baru setelah sebelumnya meraih posisi kelima di Thailand.
Bagi Veda, awal balapan terbilang mulus. Start dari posisi keempat, ia langsung menyodok ke urutan ketiga. Tapi ya, balapan motor kelas dunia itu memang keras. Posisi di lintasan bisa berubah dalam sekejap. Persaingan dengan Joel Esteban dan Valentin Perrone begitu ketat, membuat peringkatnya sempat anjlok drastis. Bahkan di lap ke-12, ia terlempar sampai ke posisi ke-10 setelah disalip beberapa pembalap lain.
Momen Krusial: Bendera Merah Berkibar
Semua berubah di lap ke-13. Ketegangan memuncak ketika pemimpin balapan, David Almansa, terjatuh. Menurut sejumlah saksi, insiden ini dipicu tekanan dari Maximo Quiles yang membayanginya dari belakang. Lintasan pun harus dibersihkan. Panitia terpaksa mengibarkan bendera merah, menghentikan balapan untuk sementara. Almansa pun gagal melanjutkan.
Nah, setelah jeda itu, suasana benar-benar berbeda. Balapan dilanjutkan dengan intensitas yang makin tinggi. Veda Ega, yang mungkin mendapat suntikan semangat baru, mulai merangkak naik. Ia memanfaatkan setiap celah. Perlahan tapi pasti, di lap ke-19 ia sudah berada di urutan ketujuh.
Duel Sengit Hingga Detik Terakhir
Di depan, Maximo Quiles masih kokoh memimpin. Tapi perebutan posisi kedua dan ketiga berlangsung sengit. Adrian Fernandez sempat menduduki posisi runner-up, tapi kemudian disalip Alvaro Carpe di lap ke-20. Tak lama, giliran Marco Morelli yang menyerang. Ia berhasil merebut posisi kedua dari Carpe di lap ke-21.
Di tengah keributan itu, Veda Ega terus merangsek. Performanya sungguh impresif. Ia berhasil menyalip satu per satu, naik ke posisi keempat. Lalu, di momen-momen penentuan, ia melakukan manuver cerdik untuk menggeser Carpe. Podium ketiga akhirnya ia kunci, dan ia pertahankan hingga garis finis.
Sebuah Pencapaian yang Membanggakan
Bagi Veda Ega Pratama, podium ini jelas sebuah lompatan besar. Ia membuktikan bahwa pembalap Indonesia bisa bersaing di level tertinggi balap motor dunia.
"Ini adalah hasil yang sangat membanggakan bagi saya dan Indonesia. Saya akan terus berusaha memberikan yang terbaik di setiap balapan,"
ujarnya dengan wajah penuh kepuasan usai balapan.
Balapan Moto3 Brasil 2026 akhirnya dimenangkan Maximo Quiles. Marco Morelli harus puas di posisi kedua, sementara Veda Ega Pratama menghiasi podium ketiga. Berikut hasil lengkapnya:
- Maximo Quiles
- Marco Morelli
- Veda Ega Pratama
- Alvaro Carpe
- Guido Pini
- Rico Salmela
- Valentin Perrone
- Adrian Fernandez
- Casey O'Gorman
- Hakim Danish
Artikel Terkait
Pearly Tan Pastikan Comeback di Malaysia Masters 2026 Usai Cedera Punggung
Verstappen Sebut Lini Tengah F1 GP Miami 2026 “Hutan” Usai Duel Sengit dengan Sainz
PSG Buru Harry Kane di Tengah Persiapannya Hadapi Bayern di Semifinal Liga Champions
Laga Persija vs Persib Resmi Pindah ke Stadion Segiri Samarinda