Ketegangan mewarnai gelaran Formula One Grand Prix Miami 2026 setelah duel sengit terjadi antara Max Verstappen dan Carlos Sainz Jr., dua pembalap yang pernah menjadi rekan setim. Verstappen, yang finis di posisi kelima, harus menjalani pertarungan berat di papan tengah yang ia gambarkan sebagai "hutan" karena kekacauan yang terjadi, terutama setelah ia sempat tergelincir pada lap pembuka.
Insiden krusial bermula di Tikungan 17 ketika Verstappen, yang tengah berusaha memperbaiki posisinya, melakukan manuver agresif terhadap Sainz. Pembalap Red Bull Racing itu menerapkan pengereman mendadak dari sisi dalam, memaksa Sainz melebar dari lintasan ideal. Melalui radio tim, pembalap Williams tersebut meluapkan kekesalannya dengan menyebut Verstappen bertindak semena-mena, seolah merasa lebih superior di lini tengah.
Sainz bahkan melabeli gaya balap Verstappen sebagai tindakan yang berada di ambang batas saat berbicara kepada media setelah balapan. Menanggapi kritik tersebut, juara dunia empat kali itu menunjukkan sikap santai.
"Saya tidak tahu. Di lini tengah itu sedikit mirip hutan, jadi saya tidak tahu harus bilang apa," ujar pembalap asal Belanda itu, merujuk pada ketatnya persaingan di posisi medioker.
Perjalanan Verstappen di Miami tidak berhenti pada insiden tersebut. Di lap terakhir, ia terlibat kontak dengan George Russell yang mengakibatkan kerusakan pada sayap depan mobil pembalap Mercedes AMG Petronas itu. Verstappen menegaskan bahwa insiden tersebut murni kecelakaan balap dan tidak ada kaitannya dengan rivalitas masa lalu di antara mereka. Beruntung, ia tidak mengalami pecah ban dan tetap mampu mengamankan poin penting.
Meski sempat dijatuhi penalti lima detik akibat melanggar garis putih di pintu keluar pit, posisi kelima Verstappen tetap aman. Strategi ban keras yang diambil Red Bull di bawah periode Safety Car diakuinya kurang maksimal. Verstappen sempat kesulitan menjaga ritme sebelum akhirnya berhasil menyalip Charles Leclerc, yang melakukan kesalahan di lap terakhir, untuk mengunci posisi lima besar. Sementara itu, Sainz finis di urutan kesembilan. Tiga besar diisi oleh Oscar Piastri di urutan ketiga, Lando Norris di posisi kedua, dan Kimi Antonelli sebagai pemenang balapan.
Artikel Terkait
PSG Buru Harry Kane di Tengah Persiapannya Hadapi Bayern di Semifinal Liga Champions
Laga Persija vs Persib Resmi Pindah ke Stadion Segiri Samarinda
Zanetti Pastikan Nico Paz Kembali ke Real Madrid pada Akhir Musim
Gol Dramatis Keanu Senjaya Bawa Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Laga Perdana Piala Asia