Selasa kemarin (3/2/2026), suasana di Bursa Efek Indonesia sedikit lebih ramai. Pasalnya, BEI akhirnya membuka kembali perdagangan untuk empat saham yang sebelumnya dibekukan. Emiten-emiten itu kembali melenggang di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
Keempat saham tersebut adalah ELPI milik PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk, ROCK (PT Rockfields Properti Indonesia Tbk), SINI (PT Singaraja Putra Tbk), dan INDS (PT Indospring Tbk.
Dalam pengumuman resminya, BEI menyatakan dengan jelas:
"Dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham ELPI, ROCK, SINI, dan INDS dibuka kembali mulai sesi I tanggal 3 Februari 2026."
Namun begitu, kembalinya mereka ke pasar punya catatan khusus. Semua saham ini akan ditempatkan di papan pemantauan khusus dan diperdagangkan dengan mekanisme full call auction atau FCA. Keputusan ini wajar, mengingat status suspensi mereka telah berlangsung lebih dari satu hari bursa berturut-turut. Durasi penangguhannya sendiri bervariasi.
ROCK, misalnya, sudah absen hampir dua pekan sejak 20 Januari lalu. Nasib serupa menimpa SINI yang juga disuspensi sejak tanggal yang sama, dan sebelumnya memang sudah tercatat di papan FCA dengan notasi X.
Artikel Terkait
Slovakia Tawarkan Ilmu Nuklir 60 Tahun, Indonesia Balas dengan Undangan Investasi
IHSG Melesat 1,62%, OJK Anggap Sinyal Kembalinya Kepercayaan Investor
Jeffrey Hendrik Resmi Pimpin BEI, Gantikan Iman Rachman
Prabowo Gagas Gentengisasi, Tantangan Berat di Timur Indonesia