Jakarta bakal kembali ramai. Pameran otomotif terbesar, Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, siap digelar di JIExpo Kemayoran mulai 5 hingga 17 Februari mendatang. Yang bikin panas, acara tahun ini diramaikan oleh 180 brand. Jumlahnya naik, lho, dibanding tahun sebelumnya.
Rudi MF, sang Project Manager, bilang peningkatan ini cukup signifikan. Menurutnya, enggak cuma pabrikan-pabrikan besar yang sudah langganan, tapi ada juga beberapa pendatang baru yang bakal debut.
“Jumlah mobilnya bertambah dari tahun lalu. Nah, di Hall C3 nanti ada pendatang baru kayak Lepas yang pertama kali ikut. Kemungkinan juga ada brand seperti iCar yang bakal launching,” ujar Rudi dalam obrolannya dengan awak media.
Dia berharap momen IIMS ini bisa jadi pemantik kebangkitan industri otomotif nasional. Soalnya, di akhir 2025 lalu tren penjualan mulai menunjukkan perbaikan setelah sempat lesu.
“Penjualan 2025 memang agak turun, berkisar di angka 800 ribuan unit. Tapi akhir tahun kemarin grafiknya mulai naik lagi. Kami optimis, apalagi IIMS 2026 ini digelar sebelum puasa dan Lebaran,” katanya.
Dari sisi pengunjung, Rudi menargetkan angka 570 ribu orang selama 11 hari pameran. Sementara untuk transaksi, targetnya lebih ambisius lagi.
“Dengan situasi yang menantang dan jumlah brand bertambah, kami bidik transaksi sekitar Rp8 triliun. Itu artinya naik sekitar 19 persen dari realisasi tahun lalu,” jelasnya.
Antusiasme peserta yang tinggi ini jelas mempertegas posisi IIMS sebagai pameran otomotif paling bergengsi di tanah air. Pengunjung bisa menjajal beragam teknologi teranyar, mulai dari mobil listrik, hybrid, sampai kendaraan pintar.
Deretan brand yang bakal memenuhi arena pun sangat panjang. Mulai dari Audi, BYD, Chery, Honda, Toyota, Hyundai, sampai pendatang seperti VinFast, GWM, dan Xpeng. Bahkan brand seperti iCar, Jaecoo, Lepas, dan Seres juga ikut meramaikan.
“Pilihan buat pengunjung akan sangat beragam. Ini sekaligus memperkuat IIMS sebagai panggung utama untuk inovasi dan peluncuran produk terbaru di Indonesia,” tambah Rudi.
Lalu, berapa harga tiket masuknya? Untuk hari kerja (weekdays), dikenakan tarif Rp50 ribu. Sementara di akhir pekan (weekends), harganya Rp90 ribu. Khusus hari pertama pembukaan, tiket dibanderol lebih mahal, yakni Rp150 ribu. Siap-siap ramai!
Artikel Terkait
Jetour G700 Seberangi Sungai Ekstrem Sepanjang 1,2 Kilometer dalam 10 Menit, Cetak Tiga Rekor Sekaligus
Kemenperin Yakin Aturan Pajak Baru Tak Akan Ganggu Penjualan Mobil Listrik
Nissan Akan Hentikan Produksi 11 Model, Fokus pada Kendaraan Laris
Pangsa Pasar Hyundai Indonesia Melonjak Jadi 2,8% di Kuartal I 2026