Di sisi lain, INDS menjalani masa suspensi delapan hari perdagangan, dimulai 21 Januari. Sementara ELPI relatif lebih singkat, cuma dua hari sejak Senin (1/2/2026).
Menariknya, momentum keempat saham ini sebelum dibekukan cukup panas. Mereka seperti sedang dalam tren naik yang kuat. Saham ELPI, contohnya, terakhir terkerek 24,89 persen ke harga Rp1.405 dan mengalami auto reject atas pada Jumat (30/1).
ROCK juga menyentuh ARA 25 persen, terpantau di level Rp2.700 tepat sebelum suspensi. SINI tak kalah, menguat hampir 10 persen ke Rp19.200 dan juga kena ARA di papan FCA.
INDS punya cerita serupa. Sahamnya melonjak 24,17 persen ke Rp745, dan kemudian terkena auto reject atas juga.
Kini, dengan aturan main baru di papan khusus, investor pasti akan mengamati dengan saksama bagaimana kelanjutan riwayat keempat saham ini. Apakah momentum bullishnya masih tersisa, atau justru meredup setelah jeda yang cukup panjang.
Artikel Terkait
Slovakia Tawarkan Ilmu Nuklir 60 Tahun, Indonesia Balas dengan Undangan Investasi
IHSG Melesat 1,62%, OJK Anggap Sinyal Kembalinya Kepercayaan Investor
Jeffrey Hendrik Resmi Pimpin BEI, Gantikan Iman Rachman
Prabowo Gagas Gentengisasi, Tantangan Berat di Timur Indonesia