Paradise Indonesia, atau PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP), punya target ambisius untuk 2026. Mereka ingin pendapatan berulang (recurring income) menyumbang hingga 75 persen dari total pendapatan konsolidasi. Ini bukan sekadar wacana, tapi bagian dari transformasi besar-besaran portofolio bisnis mereka demi ketahanan jangka panjang.
Strateginya jelas: membangun struktur pendapatan yang lebih berkelanjutan. Caranya? Dengan mengandalkan aset-aset andalan di sektor perhotelan dan komersial. Aset-aset ini diharapkan bisa memberikan arus kas yang lebih terprediksi dan, pada akhirnya, menstabilkan kinerja keuangan perusahaan.
Anthony P. Susilo, CEO Paradise Indonesia, mengungkapkan bahwa perusahaan sudah berada di jalur yang tepat. Menurutnya, porsi pendapatan berulang sudah konsisten di angka 70 persen berkat pengembangan aset yang terus-menerus.
“Kami tidak cuma puas jadi pemilik properti. Peran kami lebih dari itu, yaitu sebagai pengembang yang menciptakan pengalaman bernilai dari properti-properti ikonik milik kami,” jelas Anthony di Jakarta, Senin (2/2/2026).
Artikel Terkait
Gangguan Pasokan Timur Tengah Ancam Kerek Harga Aluminium
Pajak Rokok DKI Alokasikan Minimal 50% untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Bapanas Pastikan Stok Daging Nasional Melimpah Jelang Idulfitri
Saham Asia Menguat Didorong AI, Waspada Gejolak Harga Minyak