Pasar saham kita diprediksi bakal mengawali pekan ini dengan sentimen positif. Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, usai sejumlah pembicaraan intens dengan para investor global. Menurut Rosan, respons mereka terhadap berbagai reformasi pasar modal yang digodok pemerintah ternyata cukup menggembirakan.
"Saya yakin pasar akan terima kebijakan ini dengan baik," ujarnya saat ditemui di gedung Bursa Efek Indonesia, akhir pekan lalu.
Rosan mengaku baru saja menyelesaikan serangkaian komunikasi dengan pemain asing. "Dalam dua hari terakhir, saya banyak berbicara dengan investor luar. Respon mereka jelas positif. Mereka paham, mengerti, dan memberi sinyal yang baik menyusul reformasi yang akan dilakukan," tegasnya.
Di sisi lain, ada satu poin spesifik yang rupanya mendapat apresiasi tinggi dari kalangan investor. Yakni, kebijakan rencana penaikan free float saham menjadi 15 persen. Tapi, cerita tidak berhenti di situ. Rosan juga menyebut ada masukan lanjutan yang cukup menarik dari mereka, terutama menyangkut aturan keterbukaan kepemilikan saham.
Aturan saat ini mewajibkan pengungkapan untuk kepemilikan di atas 5 persen. Nah, para investor asing ini mengusulkan agar ambang batasnya diturunkan. Alasannya, agar lebih sejalan dengan praktik yang berlaku di sejumlah negara lain.
Artikel Terkait
Guncangan Emas Global: Bencana atau Peluang bagi Saham Tambang Domestik?
Pasar Saham Menanti Langkah BEI Usai Guncangan dan Gelombang Mundur Pejabat
MSCI Soroti Uninvestability Saham Gorengan, BEI Tegaskan sebagai Tindak Kejahatan
IHSG Berpeluang Rebound Pekan Ini, Tapi Waspada Sentimen Negatif