Tak cuma itu. BEI juga berkomitmen merombak total klasifikasi investor. Dari yang cuma 9 kategori, bakal diperjelas dan diperinci sesuai ekspektasi MSCI. Mulai dari Sovereign Wealth Fund (SWF) sampai Private Equity (PE), semua akan masuk dalam klasifikasi baru.
Targetnya sih sederhana: kesepakatan dengan MSCI harus tercapai secepatnya, kalau bisa dalam bulan ini juga. Tujuannya untuk memulihkan kepercayaan investor asing yang sempat goyah.
“Saya dengan tim dan OJK juga akan hadir. Kami tidak pada posisi memperkirakan pergerakan indeks, yang kami yakinkan adalah tidak ada persoalan sama sekali. Semuanya baik-baik saja," kata Jeffrey, berusaha menenangkan.
Dia pun menghimbau pelaku pasar agar tetap tenang dan rasional saat bursa dibuka kembali besok pagi. Jangan sampai spekulasi liar malah memperkeruh situasi.
Pertemuan sore nanti memang bakal penentu. Bobot saham Indonesia di indeks global apakah akan dipertahankan, atau justru dapat penyesuaian baru yang lebih menguntungkan? Semua tergantung hasil reformasi integritas bursa yang kini sedang digenjot.
Semoga saja negosiasi berjalan mulus.
Artikel Terkait
Kiki Dewi Pimpin OJK, Transisi Kepemimpinan Tak Sampai Sehari Kosong
Batam Jadi Percontohan Jargas Rumah Tangga, PGN Siapkan Ribuan Sambungan Baru
Dolar Menguat, Yen Terperosok: Pasar Waspadai Warsh dan Takaichi
Emas Terjun Bebas, Pasar Logam Mulia Diguncang Aksi Spekulan