IRA-Internet Rakyat Siap Meluncur, Usai Lulus Uji Laik Operasi

- Selasa, 27 Januari 2026 | 18:40 WIB
IRA-Internet Rakyat Siap Meluncur, Usai Lulus Uji Laik Operasi

Surge, atau PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), akhirnya siap meluncurkan layanan internetnya. Lewat anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama (TKP), perusahaan ini baru saja merampungkan Uji Laik Operasi dan mendapat lampu hijau berupa lisensi resmi. Layanan Fixed Wireless Access (FWA) yang mereka usung, bernama “IRA-Internet Rakyat”, kini tinggal menunggu waktu untuk dioperasikan secara komersial.

Ini semua berawal dari kemenangan TKP dalam lelang pita frekuensi 1,4 GHz pada Oktober tahun lalu. ULO yang dijalankan bukan sekadar formalitas. Mereka menguji habis-habisan, mulai dari performa dan stabilitas jaringan, sampai kesiapan infrastruktur pendukungnya. Hasilnya? Cukup meyakinkan.

Yang menarik, uji kecepatan baik pakai laptop maupun ponsel menunjukkan angka yang melampaui standar. Komdigi menetapkan batas minimum unduh up-to 100 Mbps, dan layanan IRA ini berhasil melampauinya. Singkatnya, seluruh rangkaian uji membuktikan kualitas dan keandalan jaringan ini sudah memenuhi semua ketentuan yang berlaku.

Direktur Utama TKP yang juga menjabat sebagai Direktur WIFI, Shannedy Ong, tak menyembunyikan antusiasmenya. Pengumuman ini disampaikannya Selasa lalu, 27 Januari 2026.

“Keberhasilan Uji Laik Operasi dan perolehan lisensi ini adalah tonggak strategis. Sekarang kami bisa mempercepat realisasi layanan IRA-Internet Rakyat untuk masyarakat, terutama yang sudah preregister. Saat ini, pendaftarnya sudah lebih dari 1,1 juta orang,” ujar Shannedy.

Di sisi lain, pilihan teknologi mereka patut diperhitungkan. Penggunaan pita frekuensi 1,4 GHz untuk layanan FWA ini disebut-sebut akan menjadi yang pertama secara komersial di seluruh dunia. Sebuah inovasi yang berpotensi membuka ekosistem baru dalam pengembangan FWA global.

Lantas, apa keunggulan frekuensi 1,4 GHz? Karakternya disebut ideal untuk daerah padat penduduk. Sinyalnya punya penetrasi yang kuat ke dalam gedung, jangkauannya luas, dan koneksinya stabil. Dari sisi biaya dan efisiensi jaringan juga optimal. Makanya, teknologi ini dinilai cocok untuk menjangkau daerah-daerah yang infrastruktur kabelnya masih terbatas.

IRA-Internet Rakyat sendiri dirancang sebagai solusi yang inklusif. Implementasinya cepat, pembangunan infrastrukturnya efisien. Dengan status ‘siap operasi’ ini, layanan ini bukan cuma alternatif internet belaka. Ia bisa jadi pendorong penetrasi internet nasional, sekaligus penopang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan publik digital di masa depan.

(Rahmat Fiansyah)

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar