Pasar saham Indonesia hari ini ditutup dengan senyum tipis. IHSG berhasil menguat 0,27 persen atau 24,32 poin, mengakhiri perdagangan Senin (26/1/2026) di level 8.975,33. Meski naik, pergerakannya terbilang cukup datar.
Kalau dilihat lebih detail, suasana di dalam pasar sebenarnya tidak terlalu optimis. Dari ratusan saham yang diperdagangkan, lebih banyak yang melemah. Tercatat 448 saham terpuruk, sementara yang mampu naik cuma 282. Sisanya, 228 saham, diam di tempat tanpa perubahan harga berarti.
Transaksi hari ini cukup ramai. Volume perdagangan mencapai 51,86 miliar saham dengan nilai beli jual Rp35,66 triliun. Frekuensinya pun tinggi, lebih dari 3,7 juta kali transaksi terjadi, dengan total kapitalisasi pasar bertengger di angka Rp16.311 triliun.
Di sisi lain, performa sektoral juga bercampur. Mayoritas justru catatkan pelemahan, berwarna merah di layar monitor. Hanya tiga sektor yang mampu bertahan di zona hijau: sektor bahan baku yang melesat 4,45 persen, transportasi yang naik 1,67 persen, dan barang nonsiklikal dengan kenaikan tipis 0,41 persen.
Nah, untuk saham-saham individual, pergerakannya cukup ekstrem. Di papan gainers, beberapa saham bahkan melonjak lebih dari 34 persen.
Artikel Terkait
Thomas Djiwandono Usung Strategi Gerak BI untuk Pacu Pertumbuhan Inklusif
Dari Kartu Telepon ke Cloud: Mengenal JAST, Emiten yang Sahamnya Melonjak 34%
Astra Graphia Pacu Pasar dengan Mesin Cetak AI Pertama di Asia Pasifik
KEK Dijadikan Katalis, IBC Pacu Manufaktur Indonesia di Forum Ekonomi 2026