Di penghujung Januari, suasana di Menara Palma, Jakarta Selatan, cukup ramai. PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) baru saja merayakan ulang tahun pertamanya. Dalam perayaan itu, ada satu angka yang mencolok: 1,7 juta hektare. Itulah total lahan yang kini dikelola perusahaan, sebuah lompatan besar dalam waktu singkat.
Namun begitu, dari luas itu, baru sekitar 774 ribu hektare yang benar-benar sudah ditanami sawit. Sisanya masih berupa lahan yang menunggu untuk diolah.
Direktur Utama Agrinas Palma, Agus Sutomo, tampak bersemangat menceritakan perjalanan awal mereka. Saat pertama kali menerima amanah pada 10 Maret 2025, yang mereka kelola cuma 221 ribu hektare. Tanaman sawitnya pun baru sekitar 159 ribu hektare.
Lahan berisi pohon itulah yang jadi fokus utama sekarang. Dan kerja keras mereka ternyata membuahkan hasil yang cukup fantastis. Bayangkan, dalam kurun kurang dari setahun beroperasi, pendapatan perusahaan sudah menembus Rp 4,3 triliun. Laba bersihnya mencapai Rp 1,6 triliun.
Menurutnya, semua ini berkat kerja tim yang solid dan profesional. Saling dukung, saling melengkapi.
Artikel Terkait
Longsor di Grasberg Guncang Produksi Freeport, Pemulihan Baru Terasa 2026
Gen Z Pilih Kepuasan Kerja, Gaji Tinggi Bukan Lagi Prioritas Utama
UKM Bisa Kuasai Tambang, Ini Syarat Jalur Prioritasnya
Bank Mandiri Pacu Ekonomi Desa Lewat Kucuran Rp74,9 Triliun untuk UMKM