Bank Mandiri Pacu Ekonomi Desa Lewat Kucuran Rp74,9 Triliun untuk UMKM

- Jumat, 23 Januari 2026 | 18:24 WIB
Bank Mandiri Pacu Ekonomi Desa Lewat Kucuran Rp74,9 Triliun untuk UMKM

Soal pembiayaan, Bank Mandiri terus membuka akses untuk segmen UMKM. Angkanya cukup signifikan: dari Januari hingga November 2025, penyaluran kredit UMKM mereka mencapai Rp 74,9 triliun.

Kinerja ini didukung strategi jemput bola. Mereka mengoptimalkan kehadiran Mandiri Agen lewat layanan Laku Pandai. Hingga Desember 2025, layanan ini sudah melayani lebih dari 3,5 juta nasabah dengan total transaksi mencapai 65 juta kali.

Tak hanya itu, untuk menangkap transaksi pelaku UMKM, mereka mengandalkan Livin’ Merchant. Aplikasi semacam titik penjualan modern ini sudah dipakai lebih dari 3 juta pelaku usaha.

Namun begitu, dukungan tidak berhenti di situ. Ada program pembinaan berkelanjutan lewat Rumah BUMN. Di sini, UMKM didorong untuk modern, go digital, masuk marketplace, bahkan membuka peluang ekspor. Program ini disebut telah membantu lebih dari 7.900 pelaku usaha naik kelas.

Upaya lain untuk meningkatkan daya saing adalah lewat Mandiri Mikro Fest dan program UMKM Melangkah Menuju Pasar Global. Total 561 pelaku usaha terlibat. Mayoritas peserta berasal dari sektor makanan & minuman (55%) dan fashion & kerajinan (38%), yang memang sejalan dengan potensi unggulan ekonomi desa.

Riduan memastikan, ke depan sinergi dengan pemerintah dan semua pemangku kepentingan akan terus diperkuat. Tujuannya agar pembangunan desa konsisten, terukur, dan berkelanjutan.

"Dengan sinergi dan ekosistem yang kuat, kami ingin memperluas kapasitas UMKM agar tumbuh dan berdaya saing. Ini bentuk komitmen kami sebagai mitra strategis pemerintah untuk akses ekonomi yang lebih inklusif di Indonesia," pungkasnya.


Halaman:

Komentar