Jumat pagi ini, pasar Asia menyambut sinyal positif. Sentimen investor tampak hati-hati namun optimis, menunggu keputusan penting dari Bank of Japan soal suku bunga. Di tengah atmosfer penantian itu, IHSG membuka perdagangan dengan kenaikan 38,27 poin (0,43 persen), menguat ke level 9.030.
Tak cuma saham, rupiah juga menunjukkan performa bagus. Di pasar valas, mata uang kita menguat melawan dolar AS. Data Bloomberg yang diambil pukul sembilan pagi WIB mencatat kurs rupiah di Rp 16.840 per dolar. Angka itu berarti apresiasi 56 poin atau sekitar 0,33 persen.
Lalu, bagaimana dengan bursa regional lainnya? Secara umum, mayoritas indeks besar di Asia bergerak di zona hijau.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik tipis 123 poin (0,23 persen) ke posisi 53.812. Sementara itu, pasar Hong Kong lebih bersemangat. Indeks Hang Seng melonjak 210 poin atau setara 0,79 persen, menuju 26.840.
Performa China cukup stabil. Indeks SSE Composite bertambah 11,70 poin (0,28 persen) ke level 4.134. Sedangkan Singapura, melalui indeks Straits Times, mencatat kenaikan paling signifikan secara persentase: naik 42,30 poin atau 0,88 persen ke 4.870.
Jadi, pagi ini semangat Asia terlihat cukup cerah. Semua mata kini tertuju pada keputusan bank sentral Jepang, yang bisa saja mengubah dinamika perdagangan di sesi-sesi selanjutnya.
Artikel Terkait
IHSG Anjlok 6,61% dalam Sepekan, Investor Asing Catat Net Jual Rp2,95 Triliun
VKTR Revisi Target Rights Issue, Naikkan Jumlah Saham Baru Jadi 25 Juta
MNC Finance Gandeng BuPeri Foundation Optimalkan Pengelolaan Sampah dari Lingkungan Karyawan
IHSG Anjlok 3,4%, Saham BBCA Terjun ke Level Pandemi akibat Aksi Jual Asing Rp2 Triliun