Putin Tawarkan Dana Perdamaian dari Aset Rusia yang Membeku di AS

- Jumat, 23 Januari 2026 | 08:24 WIB
Putin Tawarkan Dana Perdamaian dari Aset Rusia yang Membeku di AS

Ada lagi satuan tugas bernama REPO (Russian Elites, Proxies, and Oligarchs) yang dibentuk negara G7, Uni Eropa, dan Australia pada 2023. Mereka memperkirakan total aset kedaulatan Rusia yang dibekukan mencapai 280 miliar dolar.

Tapi, jangan salah. Aset yang membeku di AS ternyata tidak sebanyak itu. Menurut laporan Axios pada September 2023, satuan tugas REPO cuma mengidentifikasi sekitar 5 miliar dolar aset kedaulatan Rusia yang dibekukan di Amerika. Soal detail geografis ini, kepala bank sentral Rusia, Elvira Nabiullina, memilih untuk tidak berkomentar.

Lalu, Gimana Rencana Pakai Aset yang Beku Itu?

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, angkat bicara pada Kamis (22/1). Dia bilang, langkah penggunaan aset beku ini tentu saja butuh pembukaan blokir dari otoritas AS dulu. Moskow sendiri tetap ngotot bahwa pembekuan aset mereka itu ilegal.

“Struktur hukumnya seperti apa, masih belum jelas. Semua ini masih perlu dibahas lebih lanjut,” ujar Peskov.

Respons Rusia cukup keras. Bank sentral mereka bahkan sudah mengajukan gugatan hukum di pengadilan Moskow pada Desember lalu. Mereka menuntut ganti rugi sebesar 230 miliar dolar dari Euroclear. Ini sebagai balasan atas langkah Uni Eropa yang membuat pembekuan aset itu permanen dan berencana menyita aset untuk dana Ukraina.

Menurut sejumlah sumber Reuters, sebenarnya tahun lalu Rusia sempat terbuka dengan gagasan pakai aset beku mereka untuk rekonstruksi Ukraina. Tapi, itu cuma kalau jadi bagian dari kesepakatan damai. Dan Moskow pasti bakal bersikeras agar sebagian dananya dipakai di wilayah-wilayah yang sekarang berada di bawah kendali mereka.

Beberapa proposal dari draf rencana perdamaian yang bocor juga mengungkap ide serupa. Salah satunya adalah menggunakan sepertiga dari total aset beku Rusia untuk dana pembangunan kembali Ukraina yang dipimpin AS. Sementara, sisa dua pertiganya akan dialokasikan ke dalam dana investasi bersama antara AS dan Rusia.


Halaman:

Komentar