Putin Tawarkan Dana Perdamaian dari Aset Rusia yang Membeku di AS

- Jumat, 23 Januari 2026 | 08:24 WIB
Putin Tawarkan Dana Perdamaian dari Aset Rusia yang Membeku di AS

Vladimir Putin punya tawaran yang mengejutkan. Presiden Rusia itu menyatakan negaranya siap menyumbang satu miliar dolar AS untuk Dewan Perdamaian yang digagas Donald Trump. Uniknya, dana segitu bakal diambil dari aset kedaulatan Rusia yang justru masih membeku di Amerika Serikat. Tak cuma itu, Moskow juga berkomitmen bakal kasih dana tambahan jumlahnya belum ditentukan untuk pemulihan Ukraina.

Menurut laporan Reuters, Putin lagi mempelajari undangan Trump buat gabung dalam dewan itu. Undangan serupa ternyata udah dikirim ke puluhan pemimpin dunia, termasuk Volodymyr Zelenskiy dari Ukraina. Inisiatif ini sendiri diluncurkan Trump bersama beberapa pemimpin lain baru-baru ini, Kamis (22/1) lalu, dengan janji bakal ada yang ikut bergabung kemudian.

Gagasan soal dewan ini sebenarnya bukan hal baru. Trump pertama kali mencuatkannya sekitar September lalu, bersamaan dengan pengumuman rencana mengakhiri perang di Gaza. Nah, belakangan ini Trump bilang mandat dewan bakal diperluas biar bisa urus berbagai konflik lain di dunia.

Piagamnya menyebut, anggota tetap diwajibkan bantu danai dewan dengan kontribusi per negara mencapai satu miliar dolar AS. Putin sendiri ngomong soal tawaran pakai dana aset beku itu saat berbincang dengan pemimpin Palestina, Mahmoud Abbas, juga pada Kamis (22/1).

Kenapa Rusia mau nyumbang? Putin punya alasannya. Dalam pertemuan Dewan Keamanan Rusia, Rabu (21/1) lalu, Kremlin melaporkan bahwa Putin menuturkan hal ini dimungkinkan karena adanya “hubungan khusus Rusia dengan rakyat Palestina.”

Di sisi lain, Putin dijadwalkan ketemu dengan utusan AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, pada hari yang sama. Kremlin menekankan, pembicaraan yang sedang berlangsung ini bakal menyoroti pentingnya hubungan ekonomi dan perdagangan bilateral.

Sebenarnya, Berapa Sih Aset Rusia yang Dibekukan di AS?

Laporan terakhir bank sentral Rusia soal cadangan aset sejak awal 2022 mencatat hal menarik. Sekitar 11 persen dari total cadangan emas dan devisa mereka yang senilai 613 miliar dolar AS atau kira-kira 67 miliar dolar disimpan dalam aset berdenominasi dolar. Masalahnya, aset berdenominasi dolar cuma bisa disimpan di lembaga penyimpanan yang berbasis di AS.

Nah, bank sentral Rusia sendiri memperkirakan sekitar 300 miliar dolar dana kedaulatannya dibekukan oleh negara-negara Barat. Sebagian besar malah dibekukan di Eropa dan disimpan di Euroclear, lembaga penitipan aset yang berbasis di Belgia.


Halaman:

Komentar