Pemprov DKI Luncurkan Logo Resmi Peringatan 5 Abad Jakarta

- Selasa, 10 Maret 2026 | 12:30 WIB
Pemprov DKI Luncurkan Logo Resmi Peringatan 5 Abad Jakarta

Jakarta bersiap menyambut usia setengah milenium. Pemerintah Provinsi DKI baru saja merilis logo resmi untuk peringatan 5 abad kota ini, yang bakal jadi identitas utama dalam berbagai acara jelang puncak perayaan di tahun 2027.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa logo tersebut bukan pilihan instan. Prosesnya melalui sayembara terbuka dengan sejumlah tahap seleksi.

"Dari 10 yang mengikuti lomba, kemudian menjadi lima dan akhirnya diputuskan satu yang menjadi keputusan,"

kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Ia langsung memberi instruksi tegas. Logo baru ini harus segera disosialisasikan ke seluruh jajaran.

"Saya juga sudah langsung meminta kepada seluruh OPD, kemudian BUMD, dan semua pejabat di lingkungan Pemerintah DKI Jakarta untuk membantu mensosialisasikan logo ini,"

ujarnya menegaskan.

Nah, ini poin penting. Pramono menekankan bahwa kehadiran logo peringatan ini sama sekali tidak akan menggeser identitas atau slogan Jakarta yang sudah lama dikenal masyarakat. Fungsinya spesifik: hanya untuk menyambut ulang tahun ke-500.

"Ini bukan seperti yang dulu-dulu kemudian mengubah yang lain. Ini hanya memang logo khusus untuk menyambut 5 abad Jakarta,"

jelasnya lagi, mencoba menghapus keraguan.

Menurut rencana, puncak perayaannya sendiri bakal digelar pada 22 Juni 2027. Tanggal yang tentu punya makna sejarah mendalam. Pemprov DKI kini tengah menyiapkan beragam kegiatan untuk merayakan momen sekali dalam sejarah ini.

"Untuk logo tidak merubah apa yang sudah ada di Jakarta. Ini kan logo menyambut 5 abad, dan 5 abad itu kan hanya sekali terjadi. Puncak peringatan 5 abad itu di tanggal 22 Juni tahun 2027,"

imbuh Gubernur, menutup penjelasannya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar