Nah, pertanyaan besarnya: siapa yang mengendalikan perusahaan dengan bisnis sekompleks ini?
Mengutip data Bursa Efek Indonesia, hingga akhir 2025, struktur kepemilikannya cukup menarik. Pemegang saham pengendali adalah Erwin Sutanto, dengan kepemilikan sekitar 254 juta saham atau setara 12,75% dari total saham yang beredar.
Berikut daftar pemegang saham mayoritasnya per akhir tahun lalu:
Erwin Sutanto: 254 juta saham (12,75%)
PT Daaz Nusantara Abadi: 848 juta saham (42,49%)
Irawan Sastrotanojo: 254 juta saham (12,75%)
Zainil Abidinsyah: 339 juta saham (17%)
Masyarakat: 300 juta saham (15,01%)
Dari struktur itu, penerima manfaat akhir atau pemilik perusahaan yang sebenarnya adalah Erwin Sutanto. Saat ini, pria tersebut juga aktif menjabat sebagai Komisaris Utama di perseroan.
Jadi, itulah profil singkat Daaz Bara Lestari. Sebuah perusahaan yang mulai dari perdagangan, lalu berkembang pesat dengan strategi akuisisi, dan kini menjadi pemain di beberapa sektor komoditas penting.
Artikel Terkait
CBDK Catat Laba Bersih Rp1,36 Triliun, Melonjak 48% di 2025
BCA Bagikan Dividen Final Rp34,5 Triliun, Total 2025 Capai Rp41,4 Triliun
Wall Street Rebound Dihantui Data Campuran dan Ekspektasi Suku Bunga Tinggi
Persiapan Mudik Lebaran 2026: Ban Tepat Jadi Kunci Hemat Daya Mobil Listrik