"Manajemen perseroan menilai penyebab dari pergerakan harga saham perseroan dipengaruhi oleh mekanisme pasar, termasuk sentimen industri, serta faktor eksternal lainnya yang berada di luar kendali perseroan," kata Budiman.
Cerita serupa terjadi pada SOCI. Saham emiten pelayaran ini ikut melejit, terdorong sentimen positif di sektor perkapalan. Paula Marlina, Direktur & Sekretaris Perusahaan SOCI, melihat ada antusiasme tinggi terhadap saham-saham pelayaran tanker, apalagi IHSG juga sedang naik.
Paula mengakui, kenaikan hampir 40 persen sejak Januari itu mengubah valuasi perusahaannya. Baik dari sisi PER maupun PBV. Tapi dia bilang, ini sejalan dengan kenaikan valuasi pasar secara keseluruhan untuk saham sejenis.
Di sisi lain, dia tetap mengingatkan investor untuk berhati-hati. Kondisi permintaan sewa kapal tanker yang stabil mungkin jadi magnet, namun harga harus tetap wajar sesuai fundamental.
"Perseroan menyampaikan agar pelaku pasar tetap memperhatikan faktor risiko dalam membuat kebijakan investasi pada saham perseroan," pesan Marlina.
Jadi, meski sudah bisa diperdagangkan lagi, perjalanan BIPI dan SOCI ke depan bakal diawasi ketat. Dengan aturan FCA ini, bursa sepertinya ingin mencegah gejolak berlebihan. Kita lihat saja nanti.
Artikel Terkait
IHSG Dibuka Menguat, Saham Asuransi Digital Bersama Melonjak 34%
Harga Emas Antam Anjlok, Galeri24 Justru Melonjak
Emas Pegadaian Melonjak Drastis, Tembus Rp2,9 Juta per Gram
UNTR Siapkan Rp2 Triliun untuk Tahan Laju Saham yang Terperosok