Sebelum kabar Greenland beredar, sebenarnya suasana pasar sudah mulai membaik. Investor mencoba bangkit dari aksi jual Selasa yang cukup dalam. Tapi momentum awal itu sempat kehilangan tenaga di tengah hari. Pengumuman Trump-lah yang kemudian memberi suntikan energi ekstra.
Di sektor perbankan, berita bagus datang dari laporan laba. Indeks perbankan regional meroket 4,7%, tertinggi sejak akhir tahun lalu. Saham Truist Financial melonjak 7,1% setelah laba kuartalannya melesat. Citigroup juga ikut naik berkat pendapatan bunganya.
Hampir semua sektor di S&P 500 berakhir di zona hijau. Energi jadi pemimpin, didorong kenaikan harga gas alam dan laporan kuat dari Halliburton. Saham-saham maskapai penerbangan juga ikut terbang setelah United Airlines memberikan pandangan optimis. Delta, American, dan Southwest semua naik.
Tapi tidak semua cerita berakhir manis. Saham Netflix justru terperosok 2,2% setelah memberikan pandangan yang mengecewakan. Saham ini juga tertekan rencana penghentian sementara buyback untuk mendanai akuisisi. Di sisi lain, saham O jatuh lebih dari 5% karena ada sinyal Warren Buffett mungkin akan melepas sebagian besar kepemilikannya.
Pasar obligasi masih bergejolak. Aksi jual brutal yang dipicu kekhawatiran atas aset AS dan lonjakan biaya pinjaman pemerintah Jepang masih terasa. Imbal hasil obligasi AS 30 tahun nyaris menyentuh 5%. Namun pada Rabu, ada sedikit pemulihan. Harga obligasi Jepang menguat lagi, membalik sebagian kenaikan imbal hasil dari hari Selasa. Imbal hasil Treasury AS 10 tahun pun turun tipis.
Di pasar valas, dolar AS berhasil bangkit dari level terendahnya dan menguat 0,25%. Euro melemah terhadapnya, sementara franc Swiss jatuh cukup dalam. Yen sedikit melemah, menunggu keputusan kebijakan Bank Sentral Jepang yang akan datang. Kebanyakan analis tidak mengharapkan kenaikan suku bunga sekarang, tapi isyarat untuk kenaikan di bulan April mungkin akan diberikan.
Harga minyak mentah bergerak naik tipis. Sentimen pasokan ketat karena gangguan di Kazakhstan ditahan oleh ekspektasi naiknya stok minyak AS. Brent akhirnya ditutup di angka $65,24 per barel. Emas, si safe-haven, naik lebih dari 1% mendekati level $4.815 per ons.
Artikel Terkait
IHSG Dibuka Menguat, Saham Asuransi Digital Bersama Melonjak 34%
Harga Emas Antam Anjlok, Galeri24 Justru Melonjak
Emas Pegadaian Melonjak Drastis, Tembus Rp2,9 Juta per Gram
UNTR Siapkan Rp2 Triliun untuk Tahan Laju Saham yang Terperosok