Allianz Stadium bergemuruh. Senin dini hari WIB, Juventus tak cuma menang, mereka memberikan pernyataan keras. Napoli, sang tamu yang juga rival di papan atas, dibungkam dengan telak: tiga gol tanpa balas. Dominasi itu terasa sejak menit pertama hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan ini jelas punya bobot lebih. Soalnya, persaingan di puncak klasemen Serie A benar-benar ketat. Satu poin saja bisa mengubah segalanya.
Jonathan David yang membuka keran gol di menit ke-22. Umpan Locatelli ia terima, sentuhan dada, lalu dengan cerdik ia mengelabui Spinazzola sebelum melesakkan bola melewati Meret. Gol itu seperti melepas tekanan. Juventus bermain lebih percaya diri setelahnya.
Sebenarnya, Napoli sempat memberi ancaman. Antonio Vergara melepaskan tembakan keras di babak pertama, tapi Di Gregorio sigap menghalau. Itu jadi salah satu momen langka bagi tamu, karena selainnya, mereka kesulitan bernapas.
Babak kedua, ritme tak berubah. Juventus tetap memegang kendali. Baru di menit ke-77, skor bertambah. Aksi pressing tinggi dari Miretti berbuah manis. Ia merampas bola dari Juan Jesus, lalu memberi assist sederhana kepada Kenan Yildiz. Pemain muda itu tak menyia-nyiakan peluang, menambah keunggulan menjadi 2-0.
Napoli tampak kehilangan ide. Serangan mereka mudah dipatahkan, sementara lini belakang terus mendapat gempuran.
Penutup yang sempurna datang dari Filip Kostic. Empat menit menjelang waktu normal berakhir, ia melepas tendangan jarak jauh yang meluncur deras. Meret mungkin sudah terjangkau, tapi bola itu masuk ke sudut paling sempit. 3-0. Stadion pun meledak.
Dengan tambahan tiga poin ini, Juventus kini mengumpulkan 42 poin, nangkring di posisi kelima. Mereka cuma selisih satu angka dari Napoli yang masih bertahan di peringkat empat. Persaingan untuk masuk zona Liga Champions? Jadi semakin panas dan seru untuk ditunggu.
Momentum ada di tangan Si Nyonya Besar. Pertanyaan besarnya, bisakah mereka pertahankan konsistensi ini?
Artikel Terkait
Meksiko vs Afrika Selatan Buka Piala Dunia 2026 di Azteca, Ulang Duel Pembuka 16 Tahun Lalu
Korea Selatan Vs Republik Ceko: Ancaman Bola Mati dan Cedera Warnai Laga Perdana Piala Dunia 2026
Dua Polemik Besar Bayangi Piala Dunia 2026: Wasit Ditolak Masuk AS dan Harga Tiket Dikritik Tajam
Portugal Kalahkan Nigeria 2-1, Penampilan Ronaldo Justru Tuai Kritik Tajam