Allianz Stadium bergemuruh. Senin dini hari WIB, Juventus tak cuma menang, mereka memberikan pernyataan keras. Napoli, sang tamu yang juga rival di papan atas, dibungkam dengan telak: tiga gol tanpa balas. Dominasi itu terasa sejak menit pertama hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan ini jelas punya bobot lebih. Soalnya, persaingan di puncak klasemen Serie A benar-benar ketat. Satu poin saja bisa mengubah segalanya.
Jonathan David yang membuka keran gol di menit ke-22. Umpan Locatelli ia terima, sentuhan dada, lalu dengan cerdik ia mengelabui Spinazzola sebelum melesakkan bola melewati Meret. Gol itu seperti melepas tekanan. Juventus bermain lebih percaya diri setelahnya.
Sebenarnya, Napoli sempat memberi ancaman. Antonio Vergara melepaskan tembakan keras di babak pertama, tapi Di Gregorio sigap menghalau. Itu jadi salah satu momen langka bagi tamu, karena selainnya, mereka kesulitan bernapas.
Babak kedua, ritme tak berubah. Juventus tetap memegang kendali. Baru di menit ke-77, skor bertambah. Aksi pressing tinggi dari Miretti berbuah manis. Ia merampas bola dari Juan Jesus, lalu memberi assist sederhana kepada Kenan Yildiz. Pemain muda itu tak menyia-nyiakan peluang, menambah keunggulan menjadi 2-0.
Artikel Terkait
Solo Run 70 Meter Rachmat Irianto: Gol yang Dijuluki Maradona oleh Pelatihnya
Malam Apresiasi di Pantai Parangluhu, Kemenag Sulsel Beri Penghargaan untuk Satker Berprestasi
Persib Bandung Jadi Raja Baru Skuad Termahal, Persija Tersalip
Alwi Farhan Alhasny: Kemenangan di Istora dan Tantangan Menjadi Tumpuan Baru