DSSA ini bagian dari Sinar Mas. Bisnisnya luas, mencakup pertambangan hingga energi terbarukan. Tapi di lini teknologi, mereka juga main di data center.
Bisnis data center modernnya diurus oleh PT SMPlus Digital Investama. Ini hasil kolaborasi Sinar Mas dengan Korea Investment Real Asset Management (KIRA).
PT Multipolar Technology Tbk (MLPT)
Multipolar Technology dikenal sebagai penyedia layanan dan solusi digital yang cukup komprehensif. Lewat joint venture dengan Mitsui Co. Ltd., anak usahanya membangun GTN Data Center.
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)
Sebagai BUMN telekomunikasi, fokus utama Telkom memang di konektivitas. Tapi jangan salah, mereka juga punya bisnis data center yang solid.
Layanannya beragam, mulai dari konstruksi site, disaster recovery planning, sampai kolokasi. Salah satu brand andalannya adalah NeuCentrIX, yang terhubung dengan jaringan Telkom dan operator lain, baik domestik maupun global.
NeuCentrIX ini bersifat netral. Saat ini, mereka sudah dibangun di 17 lokasi di 11 kota dalam negeri. Tiga lokasi lainnya ada di Singapura, dan satu di Hong Kong.
Itulah beberapa pilihan saham data center di BEI. Masing-masing punya cerita dan strateginya sendiri di tengah geliat transformasi digital yang makin kencang.
Artikel Terkait
Gaji Pensiun PNS 2026: Tak Ada Kenaikan Tambahan, Aturan Masih Mengacu ke 2024
Pasar Tertegang Menunggu Trump Bicara di Davos, Netflix Ikut Warna-i Sentimen
Trump di Davos: Pamer Ekonomi AS dan Kritik Pedas untuk Eropa
Batu Bara Dominan, KAI Logistik Tumbuh 4% dari Layanan Lain