Wali Kota Palembang Ungkap Penurunan Dana TKD Rp 480 Miliar dan Dampaknya
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengungkapkan adanya pengurangan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) yang diprediksi mencapai Rp 480 miliar pada tahun 2025. Pengurangan dana ini diperkirakan akan memberikan dampak signifikan terhadap berbagai program pembangunan di Kota Palembang.
Pernyataan Resmi dalam Forum Silaturahmi
Pernyataan ini disampaikan Ratu Dewa dalam acara silaturahmi dan Forum Group Discussion (FGD) yang mempertemukan Pemerintah Kota Palembang dengan organisasi Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB). Acara tersebut berlangsung pada Kamis, 13 November 2025.
Prioritas Pelayanan Dasar Tetap Diutamakan
Di tengah tantangan anggaran ini, Wali Kota menegaskan komitmennya. "Saya telah menegaskan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bahwa pelayanan dasar tetap menjadi prioritas utama yang tidak bisa dikompromikan," ujarnya. Prioritas tersebut mencakup sektor kesehatan, pendidikan, serta pemeliharaan infrastruktur perkotaan seperti jalan lingkungan, jalan kota, jalan provinsi, dan penerangan jalan.
Peran Generasi Muda dalam Pembangunan Kota
Lebih lanjut, Ratu Dewa menekankan peran strategis generasi muda. Menurutnya, pembangunan Kota Palembang ke depan sangat bergantung pada kontribusi pemuda sebagai identitas dan kekuatan masa depan kota.
Ajakan untuk Memberikan Masukan Konstruktif
Wali Kota juga membuka ruang partisipasi publik. "Saya sangat mengharapkan gagasan dan masukan yang bersifat konstruktif untuk kemajuan pemerintah," kata Ratu Dewa. Ia menyebutkan bahwa masukan dapat mencakup berbagai aspek permasalahan kota, mulai dari perekonomian, budaya, pendidikan, hingga kesehatan.
Pekat IB Diajak Jadi Mitra Progresif Pemerintah Daerah
Dalam kesempatan yang sama, Ratu Dewa mengajak Pekat IB untuk menjadi mitra pemerintah daerah yang progresif. Ia menekankan pentingnya semangat progresif yang diimbangi dengan pendekatan perubahan yang evolutif, bertahap, dan berjenjang. Hal ini, menurutnya, adalah kunci agar pembangunan dapat berjalan dengan terukur dan berkelanjutan.
Artikel Terkait
Remaja 16 Tahun Gantikan Almarhumah Ibu Berangkat Haji dari Makassar
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan, Pelaku dan Komplotan Ditangkap di Jombang
TNI dan Warga Nduga Gotong Royong Evakuasi Jenazah di Landasan Udara Terpencil
Kuasa Hukum Ungkap Hubungan Inara Rusli dan Insanul Fahmi Kini Merenggang