Momen haru itu datang saat dia memperlihatkan sebuah video singkat. Rekaman itu menggambarkan sulitnya medan di lokasi bencana dan semangat gotong royong masyarakat. Terutama di Aceh. Melihat itu, Darmawan pun menangis.
"Ini adalah pengalaman di mana kedigdayaan tim PLN harus menghadapi bagaimana ganasnya alam," katanya, dengan suara bergetar. "Kedepannya, kami memang perlu memperkuat perencanaan dan sistem untuk menghadapi bencana seperti ini."
Kerusakan di Aceh memang parah. Darmawan mencatat, ada 24 tower yang rusak dan harus diperbaiki dalam waktu singkat. Secara total, 66 tower transmisi terdampak. Rinciannya, 19 roboh sama sekali dan 47 lainnya mengalami deformasi atau perubahan bentuk. Akibatnya, aliran listrik dari jaringan tulang punggung (backbone) Sumatera tersendat ke Serambi Mekah.
"Pertama kali kami merasakan bahwa kami adalah manusia yang sangat kecil melawan kekuatan dari Tuhan Yang Maha Kuasa dan alam,"
aku Darmawan.
"Tim kami memberikan yang terbaik di luar batas kemampuan kemanusiaan. Dan kami mengakui, ini jadi titik balik besar dalam cara kami menyikapi keandalan sistem kelistrikan."
Pada akhirnya, kata dia, kunci pemulihan listrik sangat berkaitan dengan akses jalan. Jika jalannya terputus atau terisolasi, perbaikan pun terhambat. Sementara kerusakan di rumah-rumah warga adalah persoalan lain yang butuh penanganan tersendiri.
Dari sekitar 6.500 desa di Aceh, masih ada sisa 60 desa kurang dari satu persen yang listriknya belum normal. Penyebabnya, akses jalan ke sana masih tertutup. Untuk mengatasi ini, Darmawan menyambut baik bantuan 1.000 unit genset dari Kementerian ESDM. Bantuan itu setidaknya bisa menjadi solusi sementara, sembari menunggu akses jalan dibuka dan jaringan permanen diperbaiki.
Artikel Terkait
BI Siapkan Stok Uang Tunai Lebaran, Pastikan Pecahan Kecil Tersedia hingga Daerah 3T
Sandwich Generation: Lima Jurus Bertahan di Tengah Beban Ganda
OJK Kembalikan Rp 161 Miliar ke Korban Penipuan, Modus Scam Kian Lintas Negara
Dua Saham UMA Berlawanan Arah: BULL Tergelincir, ELIT Terus Melaju