Lonjakan harga kedua saham memang cukup mencengangkan. Saham BULL, yang bergerak di sektor perkapalan, tercatat telah naik tajam sebesar 63 persen sejak awal tahun 2025. Sementara itu, saham ELIT bahkan lebih gila lagi, melesat hingga 76 persen dalam periode yang sama. Kenaikan sebesar itu tentu menarik perhatian sekaligus menimbulkan tanda tanya.
Meski begitu, penetapan status UMA ini bukan vonis pelanggaran. Aji menegaskan hal itu. Namun, dia berharap para pelaku pasar, terutama investor, tetap waspada. Dia menganjurkan untuk mencermati kondisi fundamental dari masing-masing perusahaan dan informasi yang telah mereka buka ke publik.
"Investor diharapkan untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi,"
Peringatan itu disampaikannya sebagai bentuk kehati-hatian. Intinya, BEI ingin semua transaksi berjalan wajar, dan investor tidak terjebak pada euphoria sesaat yang berisiko.
Artikel Terkait
China Pamer Surplus Dagang Rekor di Davos, Tawarkan Diri sebagai Pasar Dunia
Toba Pulp Lestari Terancam Mati Suri Usai Izin Hutan Dicabut
Harga Emas Antam Melonjak Tajam, Sentuh Rp 2,7 Juta per Gram
IHSG Lesu di Level 9.094, Sektor Industri Anjlok 5,29%