Aset yang dikelola PT Korea Investment Management Indonesia (KIM Indonesia) untuk reksa dana pendapatan tetap benar-benar melonjak. Sepanjang 2025, dana kelolaan atau AUM-nya naik tujuh kali lipat sebuah lompatan yang cukup fantastis.
Presiden Direktur KIM Indonesia, Arfan F. Karniody, membeberkan angka pastinya. Dari posisi Rp724 miliar di akhir tahun 2024, AUM reksa dana pendapatan tetap mereka melesat hingga menyentuh Rp5,6 triliun pada penutupan 2025.
“Pertumbuhan AUM ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap strategi investasi dan kualitas pengelolaan dana yang kami terapkan secara konsisten,” ujar Arfan.
Perkataan itu disampaikannya di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/1/2026).
Lalu, apa yang mendorong kenaikan tajam ini? Menurut Arfan, hal itu sejalan dengan meningkatnya minat investor terhadap instrumen berisiko rendah. Di tengah gejolak pasar, banyak yang mencari imbal hasil yang relatif lebih stabil. Dan reksa dana pendapatan tetap jadi pilihan menarik. Kontribusi segmen ini pun menjadi motor utama pertumbuhan total AUM perusahaan sepanjang periode tersebut.
Di sisi lain, ada hal lain yang juga menarik perhatian. Perusahaan ini baru saja berganti nama. Mereka resmi beralih dari PT KISI Asset Management (KISI) menjadi KIM Indonesia sekarang.
Artikel Terkait
IHSG Tembus Rekor Baru, Tapi Tak Bertahan Lama
Analis BNI Sekuritas Soroti Level Krusial 9.100 untuk Lanjutkan Rally IHSG
Harga Emas Antam Tembus Rp 2,7 Juta per Gram, Pajak Beli Turun
Manufaktur Indonesia Tutup 2025 dengan Ekspansi, Optimisme Menggelora ke 2026