“Kepercayaan investor yang terus menguat merupakan hasil dari sinergi antara BEI, OJK, Self-Regulatory Organization, serta seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat ekosistem pasar modal Indonesia,”
ujar Kautsar dalam keterangan tertulisnya.
Ia menambahkan, penguatan indeks ini tak lepas dari kolaborasi semua pihak yang terlibat. Memang, kalau kita lihat ke belakang, sepanjang 2025 pasar modal kita sudah cukup semarak. Jumlah investor melesat hingga 20,3 juta, sementara ada 26 saham baru yang tercatat dengan total dana IPO Rp 18,1 triliun. Tak heran, IHSG sepanjang tahun lalu naik 22,10 persen dan memecahkan rekor all time high sampai 24 kali. Sebuah tren yang, sepertinya, masih punya tenaga untuk berlanjut.
Artikel Terkait
GTSI Ekspansi Armada Tangkap Peluang Kenaikan Tarif LNG Imbas Konflik Iran
IHSG Anjlok 2,65% Imbas Ketegangan Iran-Israel, Sektor Energi Melonjak
PJHB Ganti Galangan Kapal Ketiga, Beralih ke TSU karena Harga Lebih Kompetitif
Sido Muncul Catat Laba Bersih Rp1,23 Triliun di 2025 Didorong Ekspor yang Melonjak 31%