“Kepercayaan investor yang terus menguat merupakan hasil dari sinergi antara BEI, OJK, Self-Regulatory Organization, serta seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat ekosistem pasar modal Indonesia,”
ujar Kautsar dalam keterangan tertulisnya.
Ia menambahkan, penguatan indeks ini tak lepas dari kolaborasi semua pihak yang terlibat. Memang, kalau kita lihat ke belakang, sepanjang 2025 pasar modal kita sudah cukup semarak. Jumlah investor melesat hingga 20,3 juta, sementara ada 26 saham baru yang tercatat dengan total dana IPO Rp 18,1 triliun. Tak heran, IHSG sepanjang tahun lalu naik 22,10 persen dan memecahkan rekor all time high sampai 24 kali. Sebuah tren yang, sepertinya, masih punya tenaga untuk berlanjut.
Artikel Terkait
IHSG Hampir Sentuh 9.100, Tapi Akhirnya Hanya Naik Tipis
Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp9,3 Triliun di Awal 2026
TNB Jadi Jembatan Listrik Laos-Singapura, Wujudkan Mimpi Supergrid ASEAN
BBRI dan Tiga Emiten Lainnya Serbu Pasar dengan Dividen Triliunan Rupiah