Wall Street menutup perdagangan Rabu (14/1) dengan catatan merah. Tekanan datang dari dua sektor yang biasanya jadi andalan: teknologi dan perbankan. Nasdaq, indeks yang dipenuhi raksasa teknologi, jadi yang terpuruk paling dalam.
Rinciannya, Dow Jones sedikit melemah 42 poin ke level 49.149. S&P 500 turun 0,53% ke 6.926. Sementara itu, Nasdaq benar-benar terpukul, anjlok 1% atau 238 poin ke posisi 23.471. Pekan ini memang terasa berat untuk saham-saham bank, padahal tahun lalu performanya cukup cemerlang.
Lalu apa pemicunya? Ternyata, ada usulan kebijakan dari mantan Presiden Donald Trump yang bikin investor khawatir. Dia berencana membatasi suku bunga kartu kredit. Kalau usulan ini jadi, dampaknya bisa luas. Para eksekutif di JPMorgan saja bilang, langkah itu berpotensi membebani konsumen dan yang lebih penting menggerus keuntungan perusahaan-perusahaan finansial.
"Setelah kenaikan yang bagus, dan pendapatan yang biasa-biasa saja atau medioker, kini melihat aksi ambil untung dan konsolidasi di sektor perbankan,"
kata Michael O’Rourke, Kepala Strategi Pasar di JonesTrading.
Artikel Terkait
Laba Bersih Astra 2025 Turun Tipis 3%, Jasa Keuangan Jadi Penyelamat
Program Pondasi Perbaiki Ratusan Rumah Warga di Kalimantan Tengah
Laba Bersih ITMG Anjlok 49% di Tengah Pelemahan Harga Batu Bara
Harga Emas Antam Stagnan di Rp 3,085 Juta per Gram Awal Maret