Begitu penjelasan manajemen PJHB. Saat ini, kelima kapal LCT yang mereka miliki dikatakan sudah beroperasi penuh. Makanya, tambahan armada dirasa sangat mendesak, apalagi dengan teknologi yang lebih mutakhir.
Untuk mewujudkan proyek ini, PJHB menggandeng dua mitra galangan kapal. Menariknya, kedua perusahaan ini disebut-sebut tidak punya hubungan afiliasi dan juga belum pernah bekerja sama sebelumnya dengan PJHB.
Dari segi spesifikasi, ketiga kapal yang akan dibangun ini cukup besar. Panjangnya 75 meter dengan lebar 16 meter, dan mampu mengangkut beban mati hingga 2.500 DWT. Total biaya yang dibutuhkan untuk membangun ketiganya diproyeksikan mencapai Rp163 miliar. Kekurangannya? Akan ditutup dari kas internal perusahaan.
Jadi, meski realisasi penggunaan dana masih di tahap awal, langkah PJHB untuk ekspansi bisnis tampaknya sudah punya peta yang jelas.
Artikel Terkait
Laba Bersih Astra 2025 Turun Tipis 3%, Jasa Keuangan Jadi Penyelamat
Program Pondasi Perbaiki Ratusan Rumah Warga di Kalimantan Tengah
Laba Bersih ITMG Anjlok 49% di Tengah Pelemahan Harga Batu Bara
Harga Emas Antam Stagnan di Rp 3,085 Juta per Gram Awal Maret