Dengan dua langkah strategis ini, posisi Tjokro Group di GPSO kini sudah sangat kuat. Mereka bukan cuma pemegang saham terbesar, tapi juga punya kendali penuh atas arah perusahaan ke depan.
Lantas, apa rencananya? Tjokro Group punya visi yang cukup ambisius. Mereka ingin mengembangkan GPSO dengan memperkuat bisnis intinya, yaitu machining atau permesinan. Targetnya adalah menciptakan integrasi dari hulu ke hilir.
Harapannya, strategi ini bisa mendongkrak daya saing GPSO dan menjadikannya salah satu pemain kunci di industri permesinan dalam negeri. Perjalanannya tentu akan menarik untuk diikuti.
Artikel Terkait
Saham Soechi Lines Disetop BEI Usai Guncangan Harga 20 Persen
IHSG Tembus 9.000, Rekor Baru Buktikan Optimisme Pasar Menggelegar
Kertajati Bertahan, Berjuang Lepas dari Status Bandara Hantu
PELNI Logistics Gandeng E-Commerce, Genjot Pengiriman ke Pelosok Lewat Jalur Laut