Dengan dua langkah strategis ini, posisi Tjokro Group di GPSO kini sudah sangat kuat. Mereka bukan cuma pemegang saham terbesar, tapi juga punya kendali penuh atas arah perusahaan ke depan.
Lantas, apa rencananya? Tjokro Group punya visi yang cukup ambisius. Mereka ingin mengembangkan GPSO dengan memperkuat bisnis intinya, yaitu machining atau permesinan. Targetnya adalah menciptakan integrasi dari hulu ke hilir.
Harapannya, strategi ini bisa mendongkrak daya saing GPSO dan menjadikannya salah satu pemain kunci di industri permesinan dalam negeri. Perjalanannya tentu akan menarik untuk diikuti.
Artikel Terkait
Pasar Global Waspadai Data Ekonomi dan Eskalasi Konflik Timur Tengah
Analis Proyeksikan Kenaikan Harga Minyak dan Emas Usai Ketegangan AS-Israel-Iran
Wall Street Waspadai Disrupsi AI dan Tunggu Laporan Ketenagakerjaan AS
Laba Bersih Astra 2025 Turun Tipis 3%, Jasa Keuangan Jadi Penyelamat