Lalu, dari mana asal saham-saham ini? Ternyata, saham treasuri yang akan dilepas ini berasal dari program buyback yang dilakukan perusahaan setahun sebelumnya, tepatnya antara Maret hingga September 2024. Jadi, ini seperti bagian dari strategi pengelolaan portofolio saham internal perusahaan.
Di sisi lain, PTPP juga sudah menyiapkan target bisnis untuk tahun 2026. Mereka membidik pendapatan usaha hingga Rp16 triliun. Lebih ambisius lagi, target kontrak baru yang dikejar mencapai Rp23,5 triliun. Angka yang tidak main-main untuk BUMN konstruksi sekelas ini.
Jadi, meski harga saham hari ini tertekan, langkah perusahaan justru terlihat sedang menyiapkan sesuatu. Rencana pelepasan saham treasuri dan target bisnis yang tinggi bisa menjadi sinyal tersendiri bagi investor. Kita lihat saja perkembangannya nanti.
Artikel Terkait
Delapan Instrumen Utang Baru Rp14,01 Triliun Warnai Pasar Modal
IHSG Turun Tipis, Nilai Transaksi Harian Melonjak 25% di Akhir Februari 2026
Wall Street Ditutup Merah Pekan Ini, Indeks AS Catat Penurunan Bulanan Terburuk
Netflix Mundur dari Perang Akuisisi, Paramount Rebut Warner Bros Discovery