Presiden Prabowo Subianto punya alasan tersendiri saat memilih Simon Aloysius Mantiri untuk memimpin Pertamina. Intinya sederhana: ia percaya Simon mampu 'membersihkan' perusahaan pelat merah itu.
"Karena itu, waktu saya menjadi Presiden saya bertekad untuk membersihkan Pertamina," tegas Prabowo.
Ia melanjutkan, "Saya angkat saudara Simon Aloysius dengan beberapa anak-anak muda dan saya beri tugas: 'jangan korupsi, jangan kau cari kaya di atas kepercayaan ini'."
Pernyataan itu disampaikannya dalam peresmian RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin lalu. Simon sendiri resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada awal November 2024.
Bagi Prabowo, posisi Dirut Pertamina itu strategis. Tak main-main. Ia ingin Simon tegas, terutama pada jajarannya. Godaan dalam mengelola perusahaan senilai USD 100 miliar pasti besar.
Artikel Terkait
Pasar Saham AS Terguncang: Ancaman Hukum ke The Fed Picu Awal Pekan Suram
Prabowo Santai Soal Tenggat, Fokus Genjot Eksplorasi Energi
Merdeka Battery Gelontorkan Rp44,37 Miliar untuk Gali Potensi Nikel Konawe
Prabowo Pacu 11 Proyek Hilirisasi Senilai Rp 101 Triliun