IHSG berpeluang bergerak variatif hari ini. Analis memproyeksikan pergerakan indeks bakal berada di kisaran 8.900 hingga 9.000, setelah sebelumnya sempat mencoba sentuh level psikologis itu.
William Hartanto, praktisi pasar modal dan founder WH-Project, melihat ada resistensi yang terbentuk. Level 9.000 memang belum bisa ditembus dengan mantap.
Catatan dari perdagangan Jumat lalu, IHSG memang masih ditutup di zona hijau. Penguatan tipis 0,13 persen atau 11,28 poin membawa indeks ke posisi 8.936,75. Tapi, momentum itu tampaknya perlu diimbangi dengan kehati-hatian.
Menurut William, kondisi saat ini mengindikasikan jenuh beli. Artinya, koreksi sehat sangat mungkin terjadi. Namun begitu, ini bukan pertanda awal downtrend atau tren turun berkepanjangan. Hanya saja, tekanan bisa datang dari beberapa emiten besar.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan Ekspor Kelapa Tak Dikenakan Moratorium
Eksportir dan Perbankan Dituntut Lincah Hadapi Gejolak Perdagangan Global
600 Huntara Resmi Diserahkan, Warga Aceh Tamiang Mulai Tempati Hunian Sementara
Rupiah Terperosok Lagi, Sentimen Domestik Jadi Beban Berat