Pinjol Tembus Rp 94,85 Triliun, Gen Z dan Milenial Paling Rentan Gagal Bayar

- Minggu, 11 Januari 2026 | 04:06 WIB
Pinjol Tembus Rp 94,85 Triliun, Gen Z dan Milenial Paling Rentan Gagal Bayar

Tak heran jika kelompok usia produktif, Gen Z dan milenial, menjadi yang paling rentan. "Iya, karena kelompok usia kita saat ini didominasi kelompok usia produktif ya, Gen Z, milenial. Maka kemungkinan besar ada pada kelompok usia tersebut gitu," ungkapnya.

Pendapat serupa datang dari Esther Sri Astuti, Direktur Eksekutif INDEF. Ia menyebut angka utang pinjol saat ini sudah pada level yang mengkhawatirkan. "Menurut saya total utang pinjol saat ini cukup mengkhawatirkan karena sebagian besar yang menggunakan pinjol ini unbankable," kata Esther.

Yang ia maksud 'unbankable' adalah kelompok seperti masyarakat miskin, pelajar, atau mahasiswa. Mereka ini pengin pinjam cepat tanpa persyaratan berbelit, sesuatu yang sulit didapat dari bank konvensional.

"Peningkatan pinjol karena akses kredit dari lembaga formal (bank) relatif sulit bagi mereka yang tidak/belum bekerja di sektor formal," terangnya. Bank biasanya meminta slip gaji atau agunan, syarat yang nyaris mustahil dipenuhi mereka yang bekerja di sektor informal.

Penggunaannya pun kini makin beragam. Bagi masyarakat miskin, pinjol sering jadi penopang kebutuhan sehari-hari. Sementara bagi kalangan pelajar dan mahasiswa, tak sedikit yang memakainya untuk memenuhi gaya hidup.

Ke depan, Esther memproyeksi industri pinjol akan terus tumbuh. "Ya pada dasarnya kan industri pindar itu akan mengikuti ekonomi, pertumbuhan ekonomi," tuturnya.

Logikanya sederhana: selama ekonomi dan konsumsi rumah tangga masih bergerak positif, permintaan akan pinjaman cepat seperti ini juga akan tetap ada. Bahkan, mungkin makin menggurita.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar