Sebenarnya, pengumuman soal minyak ini sudah lebih dulu beredar. Sehari sebelumnya, tepatnya Rabu (7/1), Trump dengan bangga mengumumkan pencapaian kesepakatan pengambilalihan minyak Venezuela.
Volume minyak yang diserahkan cukup besar, antara 30 hingga 50 juta barel. Nilainya? Sekitar USD 2,8 miliar. Rencananya, pengiriman akan dilakukan secara bertahap ke AS.
Namun begitu, langkah strategis Trump ini jelas punya dampak yang lebih luas. Salah satu yang paling langsung terpengaruh adalah China, yang selama ini dikenal sebagai pembeli utama minyak Venezuela. Dengan minyaknya dialihkan ke AS, pasokan untuk Beijing dipastikan akan menyusut drastis. Situasi ini tentu mengubah peta persaingan energi dan pengaruh di kawasan.
Artikel Terkait
MIND ID dan Pertamina Pacu Hilirisasi Batu Bara untuk Tekan Impor LPG
Bencana Akhir Tahun: 189 Ribu Rumah Rusak di Aceh hingga Sumatera
Menabung 100 Juta Sehari, Butuh 308 Juta Tahun untuk Mengejar Elon Musk
Rupiah Tersungkur di Awal 2026, Tertekan Dolar dan Sinyal Domestik