“Keberhasilan tersebut ini semakin diperkuat dengan suksesnya resertifikasi ISO 29119, standar internasional untuk proses pengujian sistem aplikasi. Dengan kerangka kerja yang semakin matang, BRI dapat memastikan setiap sistem aplikasi diuji secara menyeluruh sehingga aman, efisien dan siap memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna,” katanya menambahkan.
Intinya, tata kelola pengujian di BRI mengalami peningkatan signifikan. Setiap sistem aplikasi yang diluncurkan kini melalui proses yang jauh lebih ketat dan terstandarisasi.
“Dengan kerangka kerja yang semakin matang, kami dapat menghasilkan sistem aplikasi yang lebih stabil dan berkualitas, sehingga mendukung tercapainya customer excellence secara berkelanjutan,” tegasnya.
Di sisi lain, pendekatan V-model dan Agile dalam quality assurance ini memberikan struktur yang kokoh. Hasilnya? Layanan digital yang benar-benar memberi nilai tambah bagi nasabah, bukan sekadar jadi program rutin belaka.
Jadi, melalui dua sertifikasi ini TMMi Level 3 dan ISO 29119 BRI jelas sedang menegaskan komitmennya. Mereka tak mau main-main dalam hal kualitas pengujian. Momentum ini diharapkan bisa terus mendorong inovasi dan menghadirkan layanan digital yang makin andal untuk kita semua.
Artikel Terkait
IHSG Melaju ke 9.000, Saham RLCO Melonjak 25%
Harga Emas Antam Melonjak Rp 7.000, Konsumen Bebas PPh 22
IHSG Melonjak 54 Poin, Rupiah Justru Tergerus di Awal Perdagangan
Gubernur Fed Serukan Pemotongan Bunga 150 Bps untuk Dongkrak Lapangan Kerja