JAKARTA – Pasar saham domestik menyambut Jumat pagi dengan sentimen positif. IHSG dibuka menguat 0,49 persen, mengantongi posisi di 8.969,15. Level psikologis 9.000 pun tampak sudah di depan mata.
Suasana hijau mendominasi papan pencatatan. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 355 di antaranya naik. Yang melemah cuma 155, sementara sisanya, 448 saham, cenderung stagnan. Transaksi awal terpantau cukup cair, dengan nilai mencapai Rp1,1 triliun dan volume 1,8 miliar lembar saham.
Tak cuma indeks utama, indeks pelacak lainnya juga ikut merasakan angin segar. LQ45 naik 0,51 persen ke 872. Indeks JII dan IDX30 sama-sama menguat 0,50 persen. Sementara itu, indeks MNC36 justru jadi yang paling perkasa dengan kenaikan 0,63 persen.
Kalau dilihat per sektor, hampir semua bergerak di zona hijau. Energi, konsumer, keuangan, hingga properti dan teknologi, semuanya menunjukkan grafik naik. Namun begitu, ada dua sektor yang justru terperosok: infrastruktur dan industri. Mereka jadi pengecualian di tengah euforia pagi ini.
Nah, soal saham individu, ada beberapa yang kinerjanya benar-benar melesat. Puncaknya adalah RLCO atau PT Abadi Lestari Indonesia Tbk, yang melonjak hampir 25 persen. Di belakangnya, SOTS dan BBSS juga tak kalah agresif dengan kenaikan di atas 23 persen.
Di sisi lain, tentu ada juga yang berjuang menghadapi tekanan jual. POLU tercatat sebagai yang terpuruk, anjlok 13,33 persen. OPMS dan HDFA menyusul di belakangnya, masing-masing terkoreksi lebih dari 12 dan 6 persen. Pergerakan mereka jadi pengingat bahwa di balik sentimen hijau, risiko koreksi selalu mengintai.
Artikel Terkait
IHSG Diprediksi Menguat ke Level 6.100 Pekan Depan, Didorong Sentimen Global dan Domestik
BP Tapera Salurkan 77.532 Unit Rumah Subsidi Lewat FLPP hingga Juni 2026, Baru Capai 22,15 Persen dari Target
IHSG Diproyeksikan Tembus Level 6.100 Pekan Depan, Didukung Meredanya Ketegangan Global dan Penguatan Rupiah
Samuel Sekuritas Pangkas Proyeksi Laba Perbankan 2026 Jadi 1,8 Persen Imbas Tekanan Rupiah dan Suku Bunga