Bandar Lampung – Warga yang tinggal di sepanjang pesisir Lampung perlu waspada. BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Panjang baru saja merilis peringatan dini banjir rob yang diperkirakan bakal berlangsung cukup lama, mulai 3 hingga 9 Desember 2025 mendatang.
Peringatan ini bukan tanpa sebab. Menurut Eka Suci, prakirawan di stasiun tersebut, ada enam wilayah pesisir di Lampung yang berpotensi terdampak.
"Penyebab utamanya adalah fenomena supermoon yang diprediksi terjadi pada 4 Desember nanti," jelas Eka.
Ia memaparkan, saat itu bulan akan berada pada posisi terdekatnya dengan bumi, bersamaan dengan fase purnama. Kombinasi ini memicu pasang air laut yang lebih tinggi dari biasanya.
Dampaknya bisa cukup serius. Aktivitas harian di pelabuhan, seperti bongkar muat barang, berpotensi terganggu. Begitu pula dengan kehidupan warga di permukiman tepi pantai dan para petambak. Rob yang datang bisa mengacaukan semuanya.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pekerja pelabuhan, untuk selalu update informasi dari BMKG,” tegas Eka.
“Yang tinggal di daerah rendah pesisir, sebaiknya mengurangi aktivitas berisiko saat periode pasang maksimum ini.”
Lalu, daerah mana saja yang harus bersiap? Berikut daftarnya:
Pesisir Bandar Lampung, Lampung Selatan, dan Pesawaran. Kemudian, Pesisir Tanggamus, Pesisir Timur Lampung, serta Pesisir Barat Lampung.
Cuaca ekstrem akhir-akhir ini memang kerap memunculkan kejutan. Masyarakat diharapkan tak menganggap remeh imbauan ini dan mempersiapkan diri sebaik mungkin.
Artikel Terkait
Polri-FBI Bongkar Sindikat Phishing Global, Kerugian Capai Rp350 Miliar
Pelaku Tabrak Lari Tewaskan Pengacara di Cianjur Ditangkap di Bogor
Chelsea Pecat Liam Rosenior Usai Hanya Tiga Bulan Melatih
Guru Besar Unhan Tegaskan Modernisasi Pertahanan Indonesia Sudah Jadi Kebutuhan Mutlak