Penangkapan Maduro: Pasar Global Cemas Menanti Dampak Minyak dan Emas

- Senin, 05 Januari 2026 | 07:15 WIB
Penangkapan Maduro: Pasar Global Cemas Menanti Dampak Minyak dan Emas

"Mungkin kita akan melihat pemisahan yang langsung antara harga minyak dan emas," ujarnya. "Harga minyak bisa turun karena prospek ekspor Venezuela membuka keran. Tapi emas? Bisa naik karena investor buru aset aman di tengah ketidakpastian yang melonjak."

Emas sendiri tahun lalu sudah cetak rekor, catat kenaikan terbesar dalam 46 tahun terakhir. Didorong pemangkasan suku bunga AS dan berbagai titik panas geopolitik lainnya.

Namun begitu, ada juga potensi jangka panjang yang lebih cerah. Beberapa jam usai penangkapan, Trump menyebut perusahaan minyak AS siap gelontorkan miliaran dolar untuk memulihkan produksi minyak mentah Venezuela. Jika berhasil, pasokan global bisa melimpah dan harga energi tertekan ini bisa jadi angin segar untuk pertumbuhan ekonomi dunia.

Harga minyak sendiri sempat sentuh level di atas 62 dolar AS per barel pada Desember lalu. Waktu itu AS memblokir kapal tanker yang kena sanksi agar tak masuk atau keluar Venezuela. Tapi belakangan harganya relatif stabil, berkisar di angka 60-61 dolar AS.

Langkah AS ini juga kembali menyoroti borok lama Venezuela: krisis utang. Mereka punya salah satu kasus gagal bayar utang pemerintah terbesar di dunia, dan sampai sekarang belum ada penyelesaiannya. Penangkapan Maduro mungkin membuka bab baru, tapi sekaligus menambah daftar ketidakpastian yang harus dicermati investor.

Wall Street dan pasar global baru saja menutup 2025 di level tertinggi sepanjang masa, dengan kenaikan dua digit. Pencapaian itu diraih di tahun yang sebenarnya penuh gejolak: perang tarif, kebijakan bank sentral yang berubah-ubah, dan tentu saja, ketegangan geopolitik. Sekarang, satu ketegangan baru telah muncul. Tinggal tunggu bagaimana pasar menelan pil ini.


Halaman:

Komentar