PT Toba Surimi Industries Tbk, atau CRAB, baru saja melaporkan penggunaan dana hasil IPO-nya. Ternyata, per akhir Desember 2025 lalu, perusahaan sudah memakai dana segar itu hingga Rp52,75 miliar. Angka tersebut nyaris habis, karena mencapai 95,53% dari total hasil bersih penawaran umum yang mereka kantongi, yaitu Rp55,22 miliar.
Laporan keterbukaan informasi ke BEI yang dirilis Senin (5/1/2026) membeberkan detailnya. Sebagian besar dana, tepatnya Rp52,10 miliar, dialokasikan untuk modal kerja. Di dalamnya, pembelian bahan baku menyerap porsi terbesar: Rp39,26 miliar. Lalu, ada lagi untuk bahan penolong sebesar Rp7,31 miliar. Gaji karyawan mencatat angka Rp4,2 miliar, sementara biaya operasional lainnya menyedot Rp1,32 miliar.
Namun begitu, penggunaan dana IPO CRAB tak cuma untuk urusan operasional harian. Perusahaan juga menggelontorkan Rp650 juta guna pengadaan kapal laut. Jadi, bisa dibilang alokasi dananya cukup beragam.
Artikel Terkait
PT Asia Pramulia Beralih ke Impor Bahan Baku Akibat Konflik Timur Tengah
AISA Rencanakan Kuasi Reorganisasi untuk Hapus Akumulasi Kerugian Rp2,7 Triliun
Wall Street Melonjak Usai Gencatan Senjata AS-Iran-Israel, Harga Minyak Anjlok
OJK Ingatkan Galbay dari Pinjol Rusak Masa Depan Keuangan