"Satu awak kabin sudah diperbolehkan pulang setelah pemeriksaan. Satu lainnya masih dalam pemantauan lanjutan tim medis,"
ujarnya melengkapi penjelasan.
Cerita soal turbulensi ini pertama kali mencuat dari unggahan seorang penumpang. Menurut pengakuannya, guncangan hebat terjadi sekitar setengah jam sebelum pesawat menyentuh landasan. Situasi di kabin digambarkan agak kacau, apalagi saat proses evakuasi kru berlangsung. Penumpang lain mengeluh karena AC sempat dimatikan suasana jadi gerah dan makin tidak nyaman.
Di sisi lain, manajemen Garuda memastikan semua prosedur keselamatan berjalan sesuai aturan. Pilot dinilai sudah mengambil langkah tepat dan berhasil membawa pesawat hingga mendarat dengan selamat. Mereka juga tak lupa mengingatkan: penting sekali bagi penumpang untuk selalu memakai sabuk pengaman saat duduk. Turbulensi bisa datang tiba-tiba, dan sabuk pengaman itu adalah perlindungan pertama yang paling vital.
Jadi, meski kejadiannya menegangkan, luka serius atau patah tulang ternyata tidak terjadi. Kabar viral itu pun akhirnya terjawab sudah.
Artikel Terkait
IHSG Anjlok 0,77% di Awal Pekan, Mayoritas Saham Terpuruk
IHSG Anjlok 0,77% ke Level 6.972, Mayoritas Saham Tertekan
Peneliti Peringatkan Indonesia Terancam Jebakan Ketidaktampakan Strategis di Tengah Gejolak Global
Harga Emas Naik 4% Pekan Lalu, Pasar Waspada Jelang Data Ekonomi AS